Fraksi BPD "Walk Out" dalam Pertemuan dengan Presi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Fraksi BPD "Walk Out" dalam Pertemuan dengan Presi

Post  rmf234 on Wed Jul 04, 2007 1:02 am

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi
(BPD) Ali Mochtar Ngabalin melakukan aksi keluar sidang ("walk out")
dari pertemuan konsultasi antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan
pimpinan dewan, pimpinan fraksi, serta pimpinan komisi DPR RI, Selasa
malam.

"Saya menganggap pertemuan ini, tidak berarti apa-apa, karena Presiden
sendiri menyatakan ini hanya pertemuan informal. Saya memilih keluar
saja karena yang paling penting forum resmi pada paripurna interpelasi.
Kita tunggu saja forum yang formal itu," kata Ali, dalam nada tinggi
setelah meninggalkan ruangan pertemuan yang digelar di gedung Nusantara
IV DPR RI di Jakarta.

Ali menyatakan ia resmi hadir dalam pertemuan tersebut sebagai Wakil
Ketua Fraksi BPD yang merupakan gabungan Partai Bulan Bintang (PBB),
Partai Pelopor, dan Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK).

"Sikap saya keluar ini, sekali lagi sebagai bentuk protes, karena
pertemuan ini, bisa dikatakan inkonstitusional atau tidak bisa
mengambil keputusan mengenai interpelasi nuklir Iran, meskipun forum
konsultasi itu, diatur dalam tata tertib," katanya kepada ANTARA News.

Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, sekitar 45 menit dalam ruangan, ia tidak melihat hal-hal strategis dari pidato Presiden.

"Semua tidak ada yang mengena dengan apa yang kami tanyakan, baik itu
mengenai interpelasi nuklir Iran, perjanjjian kerja sama pertahanan
(DCA) Singapura dan Indonesia, maupun kebijakan politik luar negeri
lainya," ujarnya masih dalam nada kesal.

Dia mengungkapkan juga, pimpinan Fraksi PDI Perjuangan, Panda Nababan,
ketika itu mempertanyakan apa bentuk pertemuan itu, apakah formal atau
informal.

Panda beralasan, Presiden Yudhoyono berkali-kali mengucapkan ini pertemuan informal.

Terhadap pertanyaan itu, Ketua DPR RI Agung Laksono langsung menyela, "Ini pertemuan formal".

"Tetapi saya sudah mengambil sikap keluar dari ruangan dan menganggap
tidak penting pertemuan dengan Presiden ini," tegas Ali Mochtar
Ngabalin.

Ali menuturkan, hanya fraksi Partai Golkar yang agak santun menyapa
Presiden Yudhoyono yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Ketua Fraksi itu (Golkar. red) memperkenalkan dirinya sebagai pimpinan
baru dari fraksinya (Priyo Budi Santoso) dan menyatakan apresiasi
tinggi atas kedatangan Presiden dalam pertemuan itu. Tapi fraksi kami
tidak seperti itu, begitu juga dengan Fraksi PDI Perjuangan," tambahnya.

Saat keluar ruangan, sekitar pukul 21.00 WIB, anggota Komisi I DPR RI
itu langsung dikerubuti sekitar seratus wartawan media cetak dan
elektronik untuk menanyakan mengapa dia mengambil tindakan "walk out".

Hanya sekitar lima menit memberikan pernyataan pers, Ali Mochtar
Ngabalin langsung beranjak menuju mobil dan memberikan keterangan
khusus kepada ANTARA News di samping air manjur, di depan gedung
Nusantara V DPR RI.

Dalam pertemuan itu, Presiden datang sekitar pukul 19.25 WIB, langsung
diterima Ketua DPR RI Agung Laksono di lobi gedung Nusantara V, dengan
sambutan peluk dan saling cium pipi. Lima menit sebelumnya, Wapres
bersama dengan sejumlah menteri datang lebih dulu, diterima ketua
fraksi partai Golkar Priyo Budi Santoso dan Sekretaris Fraksi Partai
Demokrat Sutan Bathoegana.(*)

rmf234
Peringatan I

Male
Jumlah posting : 575
Age : 37
Lokasi : Jakarta
Registration date : 01.05.07

Statistik
Point:
50/200  (50/200)
Warning:
9/10  (9/10)
Thank:
100/1000  (100/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik