Tertawa Sejenak

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tertawa Sejenak

Post  maston on Sun Dec 30, 2007 11:36 pm

teman teman capo yuk kita posting humor humor ringan dini

Kena Tilang

Suatu hari Polisi menilang sepeda motor karena dinaiki oleh 3 orang
Polisi : “ selamat siang adik-adik .”
Pengendara : “ Selamat siang Pak. “
Polisi : “ Kenapa kamu menaiki motor sampai tiga orang ?”
Pengendara: “ Anu, Pak…,soalnya kalo berempat enggak muat. “
Polisi : ??????????

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tertawa Sejenak

Post  maston on Sun Dec 30, 2007 11:43 pm

PERTANYAAN GURU KEPADA MURID......
Guru : “Anak-anak, Indonesia terletak diantara dua samudra dan dua……..?”
Murid:” Benua….!!”
Guru : “Salah..! Yang benar Indonesia terletak diantara dua samudra dan dua-duanya
amatlah dalam..!”
Guru :” Sekarang flora dan fauna . Kalau ikan paus binatang mamalia, buaya binatang
reptilia, kambing binatang herbivora. Sedangkan macan adalah binatang…?”
Murid: “Karnivora…!!”
Guru : “Salah….! Macan adalah binatang yang amat menakutkan…!”
Murid: ?????????
Guru :” Sekarang tentang kesehatan . Kemarin si Budi jatuh dari pohon, dia pingsan,
tungkainya mengenai batu tajam sehingga keluar…….?”
Murid: “Darahh…….!!”
Guru : “Salah…..,Yang benar dia pingsan, tungkainya mengenai batu tajam sehingga
keluarganya kelabakan….!!”
Murid : @#%^$!@&$#@!*%$$%

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tertawa Sejenak

Post  maston on Mon Dec 31, 2007 12:13 am

guru dan murid
Guru : “Anak-anak, Indonesia terletak diantara dua samudra dan dua……..?”
Murid:” Benua….!!”
Guru : “Salah..! Yang benar Indonesia terletak diantara dua samudra dan dua-duanya
amatlah dalam..!”
Guru :” Sekarang flora dan fauna . Kalau ikan paus binatang mamalia, buaya binatang
reptilia, kambing binatang herbivora. Sedangkan macan adalah binatang…?”
Murid: “Karnivora…!!”
Guru : “Salah….! Macan adalah binatang yang amat menakutkan…!”
Murid: ?????????
Guru :” Sekarang tentang kesehatan . Kemarin si Budi jatuh dari pohon, dia pingsan,
tungkainya mengenai batu tajam sehingga keluar…….?”
Murid: “Darahh…….!!”
Guru : “Salah…..,Yang benar dia pingsan, tungkainya mengenai batu tajam sehingga
keluarganya kelabakan….!!”
Murid : @#%^$!@&$#@!*%$$%

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

CD siapa

Post  maston on Thu Jan 03, 2008 8:00 am

Yanti baru saja pulang dari tugas luar kota. Sesampai di rumah, di dalam lemarinya, dia menemukan CD (celana dalam) perempuan yang bukan miliknya. Dengan berang dia bertanya kepada suaminya,
"Ini celana dalam siapa?"
"Mana aku tahu," jawab suaminya.
Tersinggung dengan jawaban suaminya, Yanti memanggil
Inem pembantunya untuk mencaritahu. "Nem, kamu pasti tahu ini celana siapa?" tanya Yanti.

"Nggak tahu Nyah. Saya nggak pernah pakai celana dalam, Tuan aja tahu."
Dasar Pembantu murahan , dasar si Inem pelayan sexy ganjen....huh !

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Ingin jadi WNI

Post  maston on Fri Jan 04, 2008 3:13 pm

Suatu hari di pengadilan imigrasi Indonesia pembicaraan hakim dan calon warga negara RI

Hakim: kenapa mau jadi warga negara Republik Indonesia?
Calon WNI: karena Indonesia buminya kaya dan penduduknya ramah-ramah dan baik hati

setelah beberapa kali sidang dan inilah pertanyaan terakhir sebelum hakim mengeluarkan keputusan yang permanen

Hakim: coba nyanyikan lagu kebangsaan Indonesia
Calon WNI: Indonesia tanah air mu, tanah tumpah darah mu.
Hakim: (dengan sedikit marah) bukan begitu lagunya yang benar begini, Indonesia Tanah air ku, tanah tumpah darah ku....

Calon WNI: kalau bapak yang nyanyi memang begitu. Bapak hakim mau saya nyanyi sama seperti bapak, ya tolong tanda tangani dulu SKBRI saya baru saya nyanyi seperti itu kan sekarang saya belum WNI.
Hakim :.... ??????????? ??? ... terpaksa deh aku teken SKBRI ini

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

lupa ngundang

Post  maston on Sat Jan 05, 2008 12:31 am

DI suatu hari di rumah pa Rw ada rapat. yang di undang banyak sekali. termasuk Pa Rt setempat. hanya si kabayan aja (kelewat) gak ke undang.
saking keselnya si kabayan... lalu dia membuat kuda-kudaan dari pelepah daun pisang.
lalu di pakainya berlari-lari sambil berteriak di depan rumah pa Rw........hes..hia..hes..hia...
spontan semua yang ada di dalam rumah pa Rw pada keluar, dan menegur sikabayan
hai..........kabayan....... kamu.........kaya anak kecil aja main kuda-kudaan
Sikabayan* kalau kelihatan dewasa guwe undang do...oo..oong.

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Obat anti mabok

Post  maston on Thu Jan 10, 2008 11:28 am

Seorang pemuda baru lulus dari pendidikan Kepolisian. Saking bahagianya, di malam kelulusannya sang pemuda mengadakan pesta minuman dengan rekan-rekannya sampai mabuk. Namun pada pagi harinya, tiba-tiba ada panggilan dari Kesatuannya untuk segera mengikuti upacara.
Dengan pengaruh minuman yang masih di kepala, sang Polisi muda pun segera ke kantor dan mampir ke warung dekat kantor untuk beli obat anti mabuk.

Pemuda : "Pak beli obat Anti mabuk...."
Warung : "Untuk apa Pak…Bapak mau pergi jauh yaaahhh..." (tanya pemilik warung sambil mengambil obatnya)
Pemuda : "Ah…tidak…saya pusing aja karena mabok……sekalian minum air putihnya Pak……!!"
Setelah minum obat anti mabok, sang pemuda pun ke kantor untuk upacara, namun kepala masih terasa mabok dan berat. Dia pun ngomel-ngomel, "kurang ajar penjual warung itu…katanya anti mabok kok masih pusing..kepalaku…nanti aku samperin abis upacara…aku marahin dia, siapa tau obatnya palsu….."
Setelah upacara dia pun langsung ke warung tempat beli anti mabok dan langsung ngomel-ngomel.
Pemuda : "Pak….obatnya palsu yaaahhhh"
Warung : "Emang kenapa Pak……"
Pemuda : "Saya sudah minum dua kok mabuknya nggak ilang-ilang….."
Warung : "Bapak dari kepolisian yaakkkkk…..?"
Pemuda : "Iya…emang kenapa kalau Kepolisian….."
Warung : "Pantesan Pak tidak mempan, karena anti mabok hanya untuk mabok Darat, Laut dan Udara….dari Kepolisian nggak ada Pak……."
Pemuda : "????!!!!?????....oh …………."

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kondektur dan Pengamen

Post  maston on Fri Jan 18, 2008 10:40 am

Seorang pria baru pertama kali naik bis kota. Dia hanya diberi tahu oleh temannya nanti kalau bayar ke kondektur. Tapi ia juga tidak tahu mana yang disebut kondektur. Seperti biasa pengamen bis kota mulai beraksi dan setelah itu mengedarkan kantong. Pria itu menganggap pengamen itu kondektur dan ia malu tanya yang mana kondektur.
"Ongkos bisnya berapa mas??", tanya pria itu pada penumpang lain di sebelahnya.
"Rp. 2.000,- ...", jawab sebelahnya.
Kemudian pria itu memberikan uangnya ke pengamen.
Ternyata masuk lagi pengamen lain. Pria itu heran kok berungkali bayarnya.
"Kok ada lagi mas.." tanya pria itu.
"Sudah biasa mas.." jawab sebelahnya.
Pria itu memberi Rp. 2.000,- lagi pada pengamen. Tapi dia heran ketika sebelahnya nggak memberi uang.
"Kok nggak bayar sih...???" tanya pria itu.
"Nggak papa kok, khan terserah?" jawab sebelahnya.
Kemudian kondektur tulen masuk dan mulai menarik ongkos. Ketika tiba giliran pria itu. Pria itu berpikir khan katanya bayarnya terserah, dia pun hanya ngasih Rp. 500,-.
"Hah.. apa ini mas, kurang Rp. 1.500,-", kata kondektur heran.
"Dasar.. Terserah khan... Sudah nggak nyanyi kayak sebelumnya, masih minta tambah 1.500 lagi ... dasar serakah, aku nggak mau nambah..", kata pria itu dengan lantang tanpa rasa dosa.

maston
Legendaris
Legendaris

Jumlah posting : 1174
Registration date : 05.06.07

Statistik
Point:
15/100  (15/100)
Warning:
0/0  (0/0)
Thank:
10/1000  (10/1000)

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tertawa Sejenak

Post  Sponsored content Today at 1:16 am


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik